Senin, 03 Januari 2011

SETIAP PERUSAHAAN WAJIB MEMUNGUTI SAMPAHNYA SENDIRI


ikan

Mulai Tahun 2011 Perusahaan Harus Mengelola Sampahnya Sendiri  

Tumpukan sampah di kawasan Kuningan, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan
TEMPO InteraktifBandung - Setiap perusahaan mulai tahun depan wajib untuk mengambil dan memungut kembali sampah yang dihasilkan mereka. Aturan ini bakal diterbitkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup terkait pengelolaan sampah. 
"Perturannya terbilang keras. Mudah mudahan 2011 nanti sudah keluar PP-nya," ujar Deputi Bidang Pengolahan Limbah B3 dan Sampah Kementrian LH Masnellyarti Hilman seusai seminar tentang plastik yang mudah diuraikan tanah di Bandung, Jumat (3/12).
Selain itu, pemerintah terus menghimbau perusahaan atau ritel modern untuk melakukan pengelolaan sampah dengan cara 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) . Serta menggunakan kantong yang ramah lingkungan.
Saat ini hampir 1/5 sampah plastik di Indonesia dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir sampah. "Dengan menggunakan kantong plastik degradable yang cepat terurai di lingkungan, perusahaan nantinya tidak akan terjerat peraturan pemerintah yang mengharuskan mereka mengambil kembali sampah plastiknya," lata Masnellyarti.

Ketua Asosiasi Ritel Indonesia Jawa Barat Henri Hendarta menegaskan, saat ini baru 30 persen peritel Indonesia menggunakan plastik yang mudah terurai. Para peritel di  Bandung sudah mendapkan himbauan untuk mengurangi penggunaan plastik dari pemerintah kota."Yang penting saat ini adalah sosialisasi pada masyarakat untuk menggunakan plastiknya kembali," ujarnya.

Plastik degradable di klaim cepat terdegradasi di lingkungan dalam waktu 4 bulan dan dalam 2 tahun terurai setelah terpapar cuaca dan sinar matahari. Saat ini kebutuhan baru 20 persen perusahan yang membuat plastik itu."Pemerintah terus mendorong pengusaha plastik membuat plastik biodegradable dan akan melakukan labelisasi pada plastik yang sudah degredable," kata Masnellyarti.

Tidak ada komentar:

EASYHITS4U

Link akun paypal Untuk transaksi bisnis anda yang lebih mudah

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

PINGLER.COM

Ada kesalahan di dalam gadget ini